Pelatihan Human Factor Bagi Pelaksana Layanan Bandar Udara Di Wilayah Kantor Otoritas Bandar Udara VII Balikpapan

  • Riyanto Saputro Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Sri Rahayu Surtiningtyas Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Lina Rosmayanti Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Djoko Jatmoko Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Togi Adnan Maruli Sinaga Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Keywords: pengabdian masyarakat, keselamatan, human factor, penerbangan

Abstract

Kecelakaan Kapal Sinar Bangun di Danau Toba pada tanggal 18 Juni 2018 menambah daftar kecelakaan pada sistem transportasi Indonesia. Salah satu yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tersebut adalah faktor kesalahan pada manusia. Dalam rangka mendukung upaya perbaikan standar sumber daya manusia yang terlibat dalam layanan sistem transportasi udara, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan Human Factor pada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat pada pelaksanaan layanan sistem transportasi udara di wilayah kerja Kantor Otoritas Bandara (KOBU) Wilayah VII Balikpapan pada tanggal 1 sampai dengan 10 Oktober 2018. Pelatihan ditujukan untuk mengingatkan kembali akan pentingnya kesadaran atas berbagai potensi dari dalam diri manusia yang dapat berdampak pada resiko kerja. Pelatihan Human Factor di wilayah VII Balikpapan menunjukkan bahwa Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan mempunyai kewajiban memberiakn pelatihan dan sosialisasi tentang dasar-dasar keselamatan pada sistem transportasi udara sebagai bentuk melaksanakan amanat Undang Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dimana mewujudkan keselamatan penerbangan merupakan kewajiban pemerintah.

Published
2020-11-01